Back


Detail Data

Fakultas FAKULTAS AGAMA ISLAM
Program Studi PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
Judul PROGRAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING DALAM MEMBANTU KASUS SISWA PROKRASTINASI AKADEMIK Dl MAN 1 KOTA BOGOR DAN MA AL-GHAZALY KOTA BOGOR
Tahun 2018
Tanggal Input 07 Sep 2026, 14.32



Abstak

Chonnyta Lestari
141104090558

Persaingan dalam era globalisasi ini tentu menuntut Siswa untuk lebih
meningkatkan kompetensi dan kualitas diri agar dapat bersaing dengan Siswa
lainnya. Penguasaan semua materi pelajaran yang diajarkan menjadi suatu hal
yang mutlak bagi para siSwa untuk dapat meraih prestasi yang lebih baik. Agar
dapat meraih prestasi yang lebih baik, maka para Siswa mau tidak mau harus
bersungguh-sungguh dan berusaha sebaik mungkin dalam menjalani proses
belajar dan mengurangi aktivitas-aktivitas yang dapat menghambat pencapaian
prestasi belajarnya, salah satunya yaitu prokrastinæsi akademik.
Adapun rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana bentuk
prokrastinasi akademik siswa di MAN I Kota Bogor dan MA A1-Ghanly Kota
Bogor? dan bagaimana program bimbingan dan konseling di MAN I Bogor dan
MA A1-Ghazaly Kota Bogor?
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan
deskriptif-analisis. Subjek dalam penelitian ini adalah kepala sekolah, guru
bimbingan dan konseling dan wali kel•as. Teknik pengumpulan data untuk
memperoleh data yang diperlukan dalam penelitian ini menggunakan wawancara,
dokumentasi, observasi dan triangulasi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada lima bentuk prokrastinasi
yang sering Siswa lakukan, diantaranya: belajar menghadapi ujian, ketja
administratif, menghadiri pertemuan dan kinerja akademik secara
keseluruhan. Salah satu bentuk prokrastinasi yang difokuskan peneliti adalah
menghadiri pertemuan, yaitu Siswa yang terlambat datang ke sekolah di kelas X
(sepuluh). Di MAN 1 Kota Bogor kasus prokrastinasi tergolong sangat rendah
bahkan hampir tidak terindikasi prokrastinasi, hanya 0,05 % siswa yang datang
terlambat ke sekolah. Dari jumlah keseluruhan kelas X (sepuluh) yaitu ada 396
siswa. Dan angka Siswa kasus prokrastinasi di MA A1-Ghazaly Kota Bogor pun
tergolong sangat rendah bahkan hampir tidak terindikæsi prokrastinasi, hanya 0,03 %
Siswa yang dalang terlambat ke sekoiah. Dari jumiah keseluruhan kelas X
(sepuluh) yaitu ada 34 sisvra. Program layanan bimbingan dan konseling MAN I
Kota Bogor adalah adanya program semester dan tahunan, serta program-program
yang dilaksanakan setiap harinya. Sedangkan di MA A1-Ghanly program layanan
bimbingan dan konseling adalah adanya buku point yang membedakan jumlah
pelanggaran diantara satu siswa dan yang lainnya.
Kata Kunci: Program bimbingan dan Konseling, Pokrastinasi Akademik

Competition in this era of globalization certainly requires students to
further improve their competence and quality in order to compete with other
students. Mastery of all subject matter taught is an absolute thing for students to
be able to achieve better achievements. In order to achieve better achievements,
students inevitably have to be serious and try their best in the learning process and
reduce activities that can hinder their achievement, one of which is academic
procrastination.
The formulation of the problem in this study is what is the form of
student academic procrastination in MAN 1 Kota Bogor and MA A1-Ghazaly
Kota Bogor? and what is the guidance and counseling program at MAN I Bogor
and MA A1-Ghazaly Kota Bogor?
This study uses a qualitative method with a descriptive-analysis
approach. The subjects in this study were the principal, teacher guidance and
counseling and homeroom teacher. Data collection techniques to obtain data
needed in this study using interviews, documentation, observation and
triangulation.
The results of this study indicate that there are five forms of
procrastination that students onen do, including: leaming to face exams,
administrative work, reading, attending meetings and overall academic
perforrnance. One form of procrastination that researchers focus on is attending
meetings, namely students who are late for school at class X (ten). In MAN I
Kota Bogor, procrastination cases are classified as very low, even almost without
indication of procrastination, only 0.05% of students who arrive late to school. Of
the total class X (ten), there are 396 students. And the number of students in
procrastination cases at MA A1-Ghazaly in Bogor City is also classified as very
low, even almost without indication of procrastination, only 0.03% of students
arrive late to school. From the total number of class X (ten), there are 34 students.
The program of guidance and counseling services for MAN I Bogor City is a
semester and annual program, and programs are held every day. Whereas at MA
A1-Ghazaly the guidance and counseling service program is a point book that
distinguishes the number of violations between one student and the other.

Key,vords: Counseling and guidance program, Academic Procrastination


Preview